Kamis, 23 Oktober 2014

SEJARAH PERKEMBANGAN PROFESI AKUNTAN



Sejarah Awal Profesi Akuntan
 
 
Profesi akuntan telah dimulai sejak abad ke-15 walaupun sebenarnya masih dipertentangkan para ahli mengenai kapan sebenarnya profesi ini dimulai. Pada abad ke-15 di Inggris pihak yang bukan pemilik dan bukan pengelola yangsekarang disebut auditor diminta untuk memeriksa apakah ada kecurangan yang terdapat dipembukuan atau dilaporan keuanga yang disampaikan oleh pengelola kekayaan pemilik harta. Menurut sejarahnya para pemilik modal menyerahkan dananya kepada orang lain untuk dikelola/ dimanfaatkan untuk kegiatan usaha yang hasilnya nanti akan dibagi antara pemilik dan pengelola modal tadi. Kalau kegiatan ini belum besar umumnya kedua belah pihak masih dapat saling percaya penuh sehingga tidak diperlukan pemeriksaan. Namun semakin besar volume kegiatan usaha, pemilik dana kadang-kadang merasa was-was jika modalnya disalahgunakan oleh pengelolanya atau mungkin pengelolanya  memberikan informasi yang tidak obyektif yang mungkin dapat merugikan pemilik dana. Keadaan inilah yang membuat pemilik dana membutuhkan pihak ketiga yang dipercaya oleh masyarakat untuk memeriksa kelayakan atau kebenaran laporan keuangan/laporan pertanggungjawaban pengelolaan dana. Pihak itulah yang kita kenal sebagai Auditor.

Perkembangan Profesi Akuntan

Menurut Baily, perkembangan profesi akuntan dapat dibagi ke dalam 4 periode yaitu:

 1.Pra Revolusi Industri
Sebelum revolusi industri, profesi akuntan belum dikenal secara resmidi Amerika ataupun di Inggris. Namun terdapat beberapa fungsi dalam manajemen perusahaan yang dapat disamakan dengan fungsi pemeriksaan. Tujuan audit pada masa ini adalah untuk membuat dasar  pertanggungjawaban dan pencarian kemungkinan terjadinya penyelewengan. Pemakai jasa audit pada masa ini adalah hanya pemilik dana.

2.Masa Revolusi Industri Tahun 1900
Sebagaimana pada periode sebelumnya pendekatan audit masih bersifat 100% dan fungsinya untuk menemukan kesalahan dan penyelewengan yangterjadi. Namun karena munculnya perkembangan ekonomi setelah revolusi industri yang banyak melibatkan modal, faktor produksi, serta organisasi maka kegiatan produksi menjadi bersifat massal. Sistem akuntansi dan pembukuan pada masa ini semakin rapi.Pemisahan antara hak dan tanggung jawab manajer dengan pemilik semakinkentara dan pemilik umumnya tidak banyak terlibat lagi dalam kegiatan bisnis sehari-hari dan munculah kepentingan terhadap pemeriksaan yang mulai mengenal pengujian untuk mendeteksi kemungkinan penyelewengan. Umumnya pihak yang ditunjuk adalah pihak yang bebas dari pengaruh kedua belah pihak yaitu pihak ketiga atau sekarang dikenal dengan sebutan auditor eksternal. Kepentingan akan pemeriksaan pada masa ini adalah pemilik dan kreditur. Secara resmi di Inggris telah dikeluarkan undang-undang Perusahaan tahun 1882, dalam peraturan ini diperlukan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksan independen untuk perusahaan yang menjual saham. Inilah asal mula profesi akuntan secara resmi (formal).

3.Tahun 1900 – 1930
Sejak tahun 1900 mulai muncul perusahaan-perusahaan besar baru dan pihak-pihak lain yang mempunyai kaitan kepentingan terhadap perusahaan tersebut. Keadaan ini menimbulkan perubahan dalam pelaksanaan tujuan audit. Pelaksanaan audit mulai menggunakan pemeriksaan secara testing/pengujian karena semakin baiknya sistem akuntansi/administrasi pembukuan perusahaan, dan tujuan audit bukan hanya untuk menemukan penyelewengan terhadap kebenaran laporan Neraca dan laporan Laba Rugi tetapi juga untuk menentukan kewajaran laporan keuangan. Pada masa ini yang membutuhkan jasa pemeriksaan bukan hanya pemilik dan kreditor, tetapi juga pemerintah dalam menentukan besarnya pajak.

4.Tahun 1930 – Sekarang
Sejak tahun 1930 perkembangan bisnis terus merajalela, demikian juga perkembangan sistem akuntansi yang menerapkan sistem pengawasan intern yang baik. Pelaksanaan audit pun menjadi berubah dari pengujian dengan persentase yang masih tinggi menjadi persentase yang lebih kecil (sistem statistik sampling). Tujuan audit pun bukan lagi menyatakan kebenaran tetapi menyatakan pendapat atas kewajaran laporan keuangan yang terdiri dari Neraca dan Laba Rugi serta Laporan Perubahan Dana. Yang membutuhkan laporan akuntan pun menjadi bertambah yaitu: pemilik, kreditor, pemerintah, serikat buruh, konsumen, dan kelompok-kelompok lainnya seperti peneliti, akademisi dan lain-lain. Peran besar akuntan dalam dunia usaha sangat membantu pihak yang membutuhkan laporan keuangan perusahaan dalam menilai keadaan perusahaan tersebut. Hal ini menyebabkan pemerintah AS mengeluarkan hukum tentang perusahaan Amerika yang menyatakan bahwa setiap perusahaan terbuka Amerika harus diperiksa pembukuannya oleh auditor independen dari Certified Public Accounting Firm (Kantor Akuntan Bersertifikat). Namun pada tahun 2001 dunia akuntan dikejutkan dengan berita terungkapnya kondisi keuangan Enron Co. yang dilaporkannya yang terutama didukung oleh penipuan akuntansi yang sistematis, terlembaga, dan direncanakan secara kreatif. Para analis pasar mengira bahwa sukses kinerja keuangan Enron di masa lalu hanyalah hasil rekayasa keuangan Andersen sebagai auditornya. Kepercayaan terhadap akuntan mulai merosot tajam pada awal tahun 2002, hal ini membuat dampak yang sangat besar terhadap kantor akuntan lain. Untuk mencegah hal yang lebih parah, pemerintah AS pada saat itu segera mengevaluasi hampir semua kantor akuntan termasuk “the big four auditors”. Walaupun masih mendapat cacian dari berbagai kalangan, para akuntan berusaha untuk memulihkan nama mereka, salah satu caranya adalah dengan mematuhi kode etik akuntan.

Perkembangan Profesi Akuntan di Indonesia

Perkembangan profesi akuntan di Indonesia menurut Olson dapat dibagi dalam dua periode yaitu:

1.Periode Kolonial
Selama masa penjajahan kolonial Belanda yang menjadi anggota profesi akuntan

2.Periode Sesudah Kemerdekaan
Pembahasan mengenai perkembangan akuntan sesudah kemerdekaan di bagi kedalam enam periode yaitu:

a.Periode I (sebelum tahun 1954)
Pada periode I telah ada jasa pekerjaan akuntan yang bermanfaat bagi masyarakat bisnis. Hal ini disebabkan oleh hubungan ekonomi yang makin sulit, meruncingnya persaingan, dan naiknya pajak-pajak para pengusaha sehingga makin sangat dirasakan kebutuhan akan penerangan serta nasehat para ahli untuk mencapai perbaikan dalam sistem administrasi perusahaan. Sudah tentu mereka hendak menggunakan jasa orang-orang yang ahli dalam bidang akuntansi. Kebutuhan akan banuan akuntan yang makin besar itu menjadi alasan bagi khalayak umum yang tidak berpengetahuan dan berpengalaman dalam lapangan akuntansi untuk bekerja sebagai akuntan. Padahal, pengetahuan yang dimiliki akuntan harus sederajat dengan syarat yang ditetapkan oleh pemerintah dan juga mereka harus mengikuti pelajaran pada perguruan tinggi negeri dengan hasil baik.Oleh karena itu, pemerintahmenetapkan peraturan dengan undang-undang untuk melindungi ijazah akuntan agar pengusaha dan badan yang lain tidak tertipu oleh pemakaian gelar “akuntan”yang tidak sah.

b.Periode II (tahun 1954 – 1973)
Setelah adanya Undang-Undang No. 34 tahun 1954 tentang pemakaian gelar akuntan, ternyata perkembangan profesi akuntan dan auditor di Indonesia berjalan lamban karena perekonomian Indonesia pada saat itu kurangmenguntungkan namun perkembangan ekonomi mulai pesat pada saat dilakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan milik Belanda. Mengingat terbatasnya tenaga akuntan dan ajun akuntan yang menjadi auditor pada waktu itu, Direktorat Akuntan Negara meminta bantuan kantor akuntan publik untuk melakukan audit atas nama Direktorat Akuntan Negara. Perluasan pasar profesi akuntan publik semakin bertambah yaitu pada saat pemerintah mengeluarkan Undang-undang Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMND) tahun 1967/1968. Meskipun pada waktu itu para pemodal “membawa” akuntan publik sendiri dari luar negeri kebutuhan terhadap jasa akuntan publik dalam negeri tetap ada. Profesi akuntan publik mengalami perkembangan yang berarti sejak awal tahun 70-an dengan adanya perluasan kredit-kredit perbankan kepada perusahaan. Bank-bank ini mewajibkan nasabah yang akan menerima kredit dalam jumlah tertentu untuk menyerahkan secara periodik laporan keuangan yang telah diperiksa akuntan publik. Pada umumnya, perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia baru memerlukan jasa akuntan publik jika kreditur mewajibkan mereka menyerahkan laporan keuangan yang telah diperiksa oleh akuntan publik.

c.Periode III (tahun 1973 – 1979)
M. Sutojo pada Konvensi Nasional Akuntansi I di Surabaya Desember 1989 menyampaikan hasil penelitiannya mengenai: Pengembangan Pengawasan Profesi Akuntan Publik di Indonesia, bahwa profesi akuntan publik ditandaidengan satu kemajuan besar yang dicapai Ikatan Akuntan Indonesia denganditerbitkannya buku Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) dan Norma Pemeriksaan Akuntan (NPA) dalam kongres Ikatan Akuntan Indonesia di Jakarta tanggal 30 November – 2 Desember 1973. Dengan adanya prinsip dan norma ini, profesi akuntan publik telah maju selangkah lagi karena memiliki standar kerja dalam menganalisa laporan keuangan badan-badan usaha di Indonesia. Dalam kongres tersebut disahkan pula Kode Etik Akuntan Indonesia sehingga lengkaplah profesi akuntan publik memiliki perangkatnya sebagai suatu profesi.Dengankelengkapan perangkat ini, pemerintah berharap profesi akuntan publik akanmenjadi lembaga penunjang yang handal dan dapat dipercaya bagi pasar modal dan pasar uang di Indonesia. Pada akhir tahun 1976 Presiden Republik Indonesia dalam suratkeputusannya nomor 52/1976, menetapkan pasar modal yang pertama kali sejak memasuki masa Orde Baru.
Dengan adanya pasar modal di Indonesia, kebutuhanakan profesi akuntan publik meningkat pesat. Keputusan ini jika dilihat dari segi ekonomi memang ditujukan untuk pengumpulan modal dari masyarakat, tetapi tindakan ini juga menunjukkan perhatian pemerintah yang begitu besar terhadap profesi akuntan publik. Menurut Katjep dalam “The Perception of Accountant and Accounting  Profession in Indonesia” yang dipertahankan tahun 1982 di Texas, A&M University menyatakan bahwa profesi akuntan publik dibutuhkan untuk mengaudit dan memberikan pendapat tanpa catatan (unqualified opinion) padalaporan keuangan yang go public atau memperdagangkan sahamnya di pasar modal. Untuk lebih mengefektifkan pengawasan terhadap akuntan publik, padatanggal 1 Mei 1978 dibentuk Seksi Akuntan Publik (IAI-SAP) yang bernaung di bawah IAI. Sampai sekarang seksi yang ada di IAI, selain seksi akuntan publik, adalah seksi akuntan manajemen dan seksi akuntan pendidik. Sophar Lumban Toruan pada tahun 1989 mengatakan bahwa pertambahan jumlah akuntan yang berpraktek terus meningkat sehingga Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan dengan IAI membuat pernyataan bersama yang mengatur hal-hal berikut:
  1. Kesepakatan untuk pemakaian PAI dan NPA sebagai suatu landasan objektif yang  diterima oleh semua pihak.  
  2. Kepada wajib pajak badan dianjurkan agar laporan keuangan diperiksa terlebih dahulu oleh akuntan publik sebelum diserahkan kepada Kantor Inspeksi Pajak (sekaran Kantor Pelayanan Pajak). Laporan tersebut akan dipergunakan sebagai dasar penetapan pajak.  
  3. Kalau terjadi penyimpangan etika profesi (professional conduct) oleh seorang akuntan publik, akan dilaporkan oleh Direktur Jenderal Pajak kepada IAI untuk diselidiki yang berguna dalam memutuskan pengenaan sanksi. Kesepakatan ini kemudian dikuatkan oleh Instruksi Presiden No. 6 tahun1979 dan Keputusan Menteri Keuangan No. 108/1979 tanggal 27 Maret 1979 yang menggariskan bahwa laporan keuangan harus didasarkan pada pemeriksaan akuntan publik dan mengikuti PAI. Maksud instruksi dan surat keputusan tersebut adalah untuk merangsang wajib pajak menggunakan laporan keuangan yang telah diperiksa oleh akuntan publik, dengan memberikan keringanan pembayaran pajak  perseroan dan memperoleh pelayanan yang lebih baik di bidang perpajakan. eputusan ini dikenal dengan nama 27 Maret 1979. Ini merupakan keputusan yang penting dalam sejarah perkembangan profesi akuntan publik dan sekaligus sebagai batu ujian bagi akuntan publik dan masyarakat pemakainya.
d.Periode IV (tahun 1979 – 1983)
Periode ini merupakan periode suram bagi profesi akuntan publik dalam pelaksanaan paket 27 Maret. Tiga tahun setelah kemudahan diberikan pemerintah masih ada akuntan publik tidak memanfaatkan maksud baik pemerintah tersebut. Beberapa akuntan publik melakukan malapraktik yang sangat merugikan penerimaan pajak yaitu dengan cara bekerjasama dengan pihak manajemen perusahaan melakukan penggelapan pajak. Ada pula akuntan publik yang tidak memeriksa kembali laporan keuangan yang diserahkan oleh perusahaan atau opini akuntan tidak disertakan dalam laporan keuangan yang diserahkan kekantor inspeksi pajak.
e.Periode V(tahun 1983 – 1989)
Periode ini dapat dilihat sebagai periode yang berisi upaya konsolidasi profesi akuntan termasuk akuntan publik. PAI 1973 disempurnakan dalam tahun1985, disusul dengan penyempurnaan NPA pada tahun 1985, dan penyempurnaan kode etik dalam kongres ke V tahun 1986. Setelah melewati masa-masa suram, pemerintah perlu memberikan perlindungan terhadap masyarakat pemakai jasa akuntan publik dan untuk mendukung pertumbuhan profesi tersebut. Pada tahun 1986 pemerintahmengeluarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 763/KMK.001/1986 tentang Akuntan Publik. Keputusan ini mengatur bidang pekerjaan akuntan publik, prosedur dan persyaratan untuk memperoleh izin praktik akuntan publik dan pendirian kantor akuntan publik beserta sanksi-sanksi yang dapat dijatuhkan kepada akuntan publik yang melanggar persyaratan praktik akuntan publik. Dengan keputusan Menteri Keuangan tersebut dibuktikan pula sekali lagi komitmen pemerintah yang konsisten kepada pengembangan profesi akuntan publik yaitu dengan mendengar pendapat Ikatan profesi pada kongres ke VI IAI antara lain mengenai: pengalaman kerja yang perlu dimiliki sebelum praktik; keharusan akuntan publik fultimer (kecuali mengajar); izin berlaku tanpa batas waktu; kewajiban pelaporan berkala (tahunan) mengenai kegiatan praktik kepada pemberi izin; pembukaan cabang harus memenuhi syarat tertentu; izin diberikan kepada individu bukan kepada kantor; pencabutan izin perlu mendengar pendapat dewan kehormatan IAI; pemohon harus anggota IAI; pengawasan yang lebih ketat kepada akuntan asing. Pada tahun 1988 diterbitkan petunjuk pelaksaan keputusan Menteri Keuangan melalui Keputusan Direktur Jenderal Moneter No. Kep.2894/M/1988 tanggal 21 Maret 1988.
 Suatu hal yang mendasar dari keputusan tersebut adalah pembinaan para akuntan publik yang bertujuan: 1)Membantu perkembangan profesi akuntan publik di Indonesia, 2)Memberikan masukan kepada IAI atau seksi akuntan publik mengenai liputanyang dikehendaki Departemen Keuangan dalam program pendidikan, 3)Melaksanakan penataran bersama IAI atau IAI-seksi akuntan publik mengenai hal-hal yang dianggap perlu diketahui publik (KAP), termasuk mengenai manajemen KAP. 4)Mengusahakan agar staf KAP asing yang diperbantukan di Indonesia untuk memberi penataran bagi KAP lainnya melalui IAI atau IAI-Seksi Akuntan Publik dan membantu pelaksanaannya, 5)Memantau laporan berkala kegiatan tahunan KAP Sebelum diterbitkan Keputusan Direktur Jenderal Moneter tersebut.
Pada tahun 1987 profesi akuntan publik telah mendapatkan tempat terhormat dan strategis dari pemerintah yaitu dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 859/KMK.01/1987 tentang Emisi Efek melalui Bursa yang telah menentukan bahwa:  
  1. Untuk melakukan emisi efek, emiten harus memenuhi persyaratan, antara lain: mempunyai laporan keuangan yang telah diperiksa oleh akuntan publik/akuntan negara untuk dua tahun buku terakhir secara berturut-turut dengan pernyataan pendapat “wajar tanpa syarat” untuk tahun terakhir. 
  2. Laporan keuangan emiten untuk dua tahun terakhir tersebut harus disusunsesuai dengan PABU di Indonesia disertai dengan laporan akuntan publik/akuntan negara. 
  3. Jangka waktu antara laporan keuangan dan tanggal pemberian izin emisi efek tidak boleh melebihi 180 hari. (M. Sutojo, 1989: 10)f.Periode VI [tahun 1990 – sekarang] Dalam periode ini profesi akuntan publik terus berkembang seiring dengan berkembangnya dunia usaha dan pasar modal di Indonesia. Walaupun demikian,masih banyak kritikan-kritikan yang dilontarkan oleh para usahawan danakademisi. Namun, keberadaan profesi akuntan tetap diakui oleh pemerintah sebagaisebuah profesi kepercayaan masyarakat. Di samping adanya dukungan dari pemerintah, perkembangan profesi akuntan publik juga sangat ditentukanditentukan oleh perkembangan ekonomi dan kesadaran masyarakat akan manfaat Jasa Akuntan Publik. 
Beberapa faktor yang dinilai banyak mendorong berkembangnya profesi adalah:
  1. Tumbuhnya Pasar Modal
  2. Pesatnya pertumbuhan lembag-lembaga keuangan baik Bank maupun non Bank 
  3. Berkembangnya penanaman modal asing dan globaisasi kegiatan perekonomian
  4. Adanya kerjasama IAI dengan Dirjen Pajak dalam rangka menegaskan peranan akuntan publik dalam pelaksanaan peraturan perpajakan di Indonesia 
Pada awal 1992 profesi akuntan publik kembali diberi kepercayaan oleh pemerintah (Dirjen Pajak) untuk melakukan verifikasi pembayaran PPN dan PPnBM yang dilakukan oleh pengusaha kena pajak. Sejalan dengan perkembangan dunia tersebut, Olson pada tahun 1979 di dalam journal Accountanty mengemukakan empat perkembangan yang harus diperhatikan oleh profesi akuntan :
  1. Makin banyaknya jenis dan jumlah informasi yang tersedia bagi masyarakat 
  2. Makin baiknya transportasi dan komunikasi  
  3. Makin disadarinya kebutuhan akan kualitas hidup yang lebih baik 
  4. Tumbuhnya perusahaan - perusahaan multinasional sebagai akibat dari fenomena pertama dan kedua
Konsekuensi perkembangan tersebut akan mempunyai dampak terhadap perkembangan akuntansi dan menimbulkan:
  1. Kebutuhan akan upaya memperluas peranan akuntan, ruang lingkup pekerjaan akutan publik semakin luas sehingga tidak hanya meliputi pemeriksaan akuntan dan penyusunan laporan keuangan.     
  2. Kebutuhan akan tenaga spesialisasi dalam profesi, makin besarnya tanggung jawab dan ruang lingkup kegiatan klien, mengharuskan akuntan publik untuk selalu menambah pengetahuan. 
  3. Kebutuhan akan standar teknis yang makin tinggi dan rumit, dengan berkembangnya teknologi informasi, laporan keuangan akan menjadi makin beragam dan rumit.

Sumber:

Senin, 20 Oktober 2014

PENGERTIAN DAN DEFINISI ETIKA PROFESI AKUNTANSI





PENGERTIAN ETIKA

Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika) (id.wikipedia.org).

Kata etika, seringkali disebut pula dengan kata etik, atau ethics(bahasa Inggris), mengandung banyak pengertian.

Dari segi etimologi (asal kata), istilah etika berasal dari kata Latin “Ethicos” yang berarti kebiasaan. Dengan demikian menurutpengertian yang asli, yang dikatakan baik itu apabila sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Kemudian lambat laun pengertianini berubah, bahwa etika adalah suatu ilmu yang mebicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang dapat dinilai tidak baik.

Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1988), etika dirumuskan dalam tiga arti, yaitu;

1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral.
2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

PENGERTIAN PROFESI

Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".

Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknikdan desainer

Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah: sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus  dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.
A. Pengertian dan Definisi Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

akun·tan n Man 1 ahli dl bidang akuntansi yg bertugas menyusun, membimbing, mengawasi, menginspeksi, dan memperbaiki tata buku serta administrasi perusahaan atau instansi pemerintah; 2 gelar akademis bagi lulusan perguruan tinggi jurusan akuntansi;


PENGERTIAN ETIKA PROFESI AKUNTANSI

Jadi Etika Profesi Akuntansi adalah suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus sebagai Akuntan.
Menurut Billy, Perkembangan Profesi Akuntan terbagi menjadi empat fase yaitu,
1.            Pra Revolusi Industri
2.            Masa Revolusi Industri tahun 1900
3.            Tahun 1900 - 1930
4.            Tahun 1930 - sekarang

Adapun profesi akuntan adalah :

Akuntan Publik

Akuntan Publik adalah seorang praktisi dan gelar profesional yang diberikan kepada akuntan di Indonesia yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan RI untuk memberikan jasa audit umum dan review atas laporan keuangan, audit kinerja dan audit khusus serta jasa dalam bidang non-atestasi lainnya seperti jasa konsultasi, jasa kompilasi, dan jasa-jasa lainnya yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan.Ketentuan mengenai praktek Akuntan di Indonesia diatur dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1954 yang mensyaratkan bahwa gelar akuntan hanya dapat dipakai oleh mereka yang telah menyelesaikan pendidikannya dari perguruan tinggi dan telah terdaftar pada Departemen keuangan R.I.

Akuntan Pemerintah
Akuntan Pemerintah, adalah akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah seperti di departemen, BPKP dan BPK, Direktorat Jenderal Pajak dan lain-lain.

Akuntan Pendidik
Akuntan Pendidik, adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi yaitu mengajar, menyusun kurikulum pendidikan akuntansi dan melakukan penelitian di bidang akuntansi.

Akuntan Manajemen/Perusahaan
Akuntan Manajemen, adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi. Tugas yang dikerjakan adalah penyusunan sistem akuntansi, penyusunan laporan akuntansi kepada pihak intern maupun ekstern perusahaan, penyusunan anggaran, menangani masalah perpajakan dan melakukan pemeriksaan intern.


Kode etik akuntan Indonesia memuat delapan prinsip etika sebagai berikut : (Mulyadi, 2001: 53) adalah Tanggung jawab profesi, Kepentingan publik, Integritas, Obyektifitas, Kompetensi dan kehati-hatian, Kerahasiaan, Perilaku profesional, Standar. 



khoriggo.blogspot.com

Kamis, 08 Mei 2014

Hope My President

Integrity in the Big Indonesian Dictionary means the quality , nature , or circumstances indicate unified whole so that it has the potential and ability that exudes authority ; honesty .

An integrity of the nation needs to be built through the example of a leader figure . Given the deterioration of this nation are increasingly becoming a classic problem . Thus the importance of reflection in scrutinizing the nation exemplary leaders. Despite many negative thoughts are said Indonesia 's leadership crisis but should be emphasized that there are many positive sides of the country's great leaders and extraordinary . For that we need a leader who is able to serve as " Inspiring Leaderdship " .

" Inspiring Leadership " is a leader who can serve as role models , inspiration and role model . So that has made the character and the figure is very strong and can be inspiring and motivating environment to participate positively in all areas of the profession and the public life of this nation . In general inspiration which can be used as exemplary is selfless , hard working , intelligent , honest , polite and creative was the example must be made of all the nation's children for the life of nation and state . Creative attitude shown by the renewal effort and brilliant ideas followed by actions and attitude is not just a slogan .

In line with the meaning of the attitude of integrity , which refers to the whole of human existence , namely between words and actions must be aligned and properly implemented . Various leaders and elite of the nation , either as presidents , ministers , governors , entrepreneurs or other national figures , the capacity and capability of the existing form of charisma , power , intellect , wealth , intelligence , professionalism , achievement , artistic ability and culture that have an influence on the life and lives of majority of the people of Indonesia .

Taking a leadership role model of the Prophet
Not only writers who have argued above , a leader must take bold decisions , whatever its weight . Example of the Prophet 's leadership . When in a fight in a place already not getting the most , calculated challenge becomes more severe , then the leader must have contributed to spearhead the move , leaving the land of his birth , which is in Makkah . Prophet against the instincts of humanity , even the place of his birth , and so does the Kaaba , Minna , and Arafat as the center of ritual activity was around Mecca, he migrated to Medina .

Attention to events associated with the move and the latest issues in the capital , which is when the population of Jakarta is so solid , day-to- day traffic, and especially floods , not to mention pollution , etc. , should be the leaders of these countries are also willing to take a decision , as did by the Prophet is moving . The capital of the country that had been in Jakarta moved to another city , for example , who once mencana discourse and rumors that the capital would be moved to Bruneo , or others which if possible and considered safer .
Transferring the capital is difficult and risky . But the move risks and difficulties have also been experienced by the leaders of 14 centuries ago . Properly when the daily had felt such a hard life in Jakarta , the nation's leaders immediately take a decision , and that is when the stages in making the move . The sooner the better . Slowness in taking a decision would result in cost and risk of the more expensive and heavier . Many people will speculate , each will try to profit as much as possible .

In addition to a role model of courage to bear the risk , of course emigrated process , not least the values ​​that should be taken by the leaders and officials . There is an interesting story on the trip together companions of the Prophet , from Makkah to Madinah , when run out of stock . At that time, some serious thirst companions , while on the right side of the road there is no water . Incidentally not far from where it passed , --- according to a story , there are also houses that do not have water , but have skinny goat that can not be squeezed milk .

What may make, the prophet asked permission from the owners to squeeze the old goat 's milk and thin it , if only be used to relieve thirst for all who participated in the group 's trip . Originally in the story , the owner of the goat refused on the grounds may not like it came out of goat milk . But after passing the dialog , it allows the owner of the goat . Unexpectedly , the old goat and skinny is successfully secrete milk . One by one the friends are welcome by the Prophet to drink , including the owner of the goat itself. After all miss out, then the last turn , the prophet drank .
Trapped in the atmosphere , like the thirsty , the Prophet did not invite the friends to scramble . The Prophet 's own work , squeeze milk , and then share it . When split , as a leader , the prophet did not take first, but on the contrary , that is precisely the latter . For instance in ways like this is also done by officials and leaders of this nation , which is putting others before herself , then life will be peaceful . They do not necessarily have to scramble , because all have been thinking of the needs of others.

At this time , it turned , people prefer their self-interest , faction , party and other mengbaikan . All are invited to scramble and compete , so consequently the weak will lose. Instead , they will be strong and get the most qualified . That was then born social gap or distance so far . Welfare is only enjoyed by most , and while the others remained in a state of lack and suffering .
The two subjects that, when actually be captured and executed by the leaders of this nation , the country will achieve what is aspired , namely social justice for all Indonesian people . This population is not overly concentrated in one area , but it will be more spread out , so it will be successfully developed a wide range of potentials . In addition , to meet the 2014 elections , the future leaders of this nation would need metangkap noble qualities are borne by the prophet as he is the key to success when changing masyarakiat Mecca and Medina that ignorance into a society that is safe, peaceful , and prosperous .

Given such a case , the problem in selecting candidates for president of Indonesia , do not look at any of the group , which is an important clean heart , there will be no corruption , he is more attention , nurturing the very bottom ( the poor ) , rather than oppress the weak and prefer well as just think of rich people only ( no money no service) . When in fact the bottom is more needy . So , do not just choose a president who just ngobral appointments and do not be swayed by bribes ( money politics ) as well as promises of sweetness . Choose a president who can be leaders who are honest and responsible to the people of Indonesia !

It's My Choice




Migration is one of the most excellent training independence . Where we should as much as possible to arrange life properly , although all felt very heavy as to be opposite the family . University Gunadarma I choose to continue their education Bachelor of Economics . I chose this university for many reasons besides this university is one of the best in Indonesia , particularly in the field of Information Technology .

Gunadarma University is a university that puts information and communication technology in any activity or learning process . Each procedure or any mechanism associated with the University Gunadarma definitely komputer. Thereforof using technology that every member of the community in Gunadarma University are required to be able to understand all things related to computer technology starting from the lecturer and the student especially .s

Each faculty and students Gunadarma must have a webite or an e - mail to facilitate the activities of the learning process and to facilitate information - information related to Gunadarma University . One example of each student is required to have the special website that studentsite Gunadarma example . Studentsite must be owned by the students because in it we will get various facilities in receiving information related to Gunadarma University . Students can also see the results of test scores taupun see announcements related to learning activities .

In addition there are Studentsite , Gunadarma University also has several websites that contain a wide variety of information , or the activities that will be carried out by the University Gunadarma , for example, are like the presence of seminars and workshops . One of the few websites Gunadarma , some of which are named BAAK ONLINE . BAAK Online is a kind of service to the residents of the University Gunadarma to find out important information about the lecture schedules , exam schedules , and so on are certainly important among dealing with Gunadarma University .

One of them also exist UG UG Warga.In News Citizen is a place or container for the students in expressing their creative ideas in writing or otherwise . Additionally UG News Residents also as a place for students in open forums about various things such examples in the search for jobs and so forth . Gunadarma University is a university that puts information and communication technology in any activity or learning process . Each procedure or any mechanism associated with the University Gunadarma definitely komputer. Therefore of using technology that every member of the community in Gunadarma University are required to be able to understand all things related to computer technology starting from the lecturer and the student especially .

Each faculty and students Gunadarma must have a website or an e - mail to facilitate the activities of the learning process and to facilitate information’s related to Gunadarma University . One example of each student is required to have the special website that studentsite Gunadarma example .
Studentsite must be owned by the students because in it we will get various facilities in receiving information related to Gunadarma University . Students can also see the results of test scores or see announcements related to learning activities .

In addition there are Studentsite , Gunadarma University also has several websites that contain a wide variety of information , or the activities that will be carried out by the University Gunadarma , for example, are like the presence of seminars and workshops . One of the few websites Gunadarma , some of which are named BAAK ONLINE . BAAK Online is a kind of service to the residents of the University Gunadarma to find out important information about the lecture schedules , exam schedules , and so on are certainly important among dea .

And soon after I graduated I was able to compete well in the business world. And I could become an important role in the company where I work. Other than that I can not open another business that can provide jobs for others.